Minggu, 14 Desember 2014

Adakah Lebih Nyata dari Pelangi Sehabis Hujan?

Ia terperangah
Tak perlulah engkau gemetar.
Memang hujan menggoyah langkah
Kau mampirlah barang sebentar

Apakah tak lagi kau kenali?
Jalan-jalan yang membawamu kemari

Tak perlu pelangi menyapa
Ada yang lebih nyata
Tak perlu berselendang sutra
Sederhana saja sudah sempurna

Mendekatlah!

Aku ingin kau!

Pelangiku sehabis hujan


Serpong, November 2014
Teruntuk: Tukang Cuanki diujung jalan
Dari: Aku yang sedang lapar dan penuh harap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar